Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdi Ryanda Shakti

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – PT KAI Daop 1 Jakarta menyiapkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) di daerah rawan guna mengantisipasi adanya hambatan saat masa mudik Lebaran.

Hal ini untuk menjamin keselamatan dan kelancaran operasional kereta api selama masa angkutan Lebaran mulai 22 April hingga 13 Mei 2022.

“PT KAI Daop 1 telah melakukan persiapan di berbagai aspek baik dari sisi sarana, prasarana dan Sumber Daya Manusia (SDM),” kata Kepala Hubungan Masyarakat Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa dalam keterangannya, Sabtu (23/4/2022).

Eva menerangkan dari sisi sarana dan prasarana, pihaknya telah melakukan pemeriksaan dan perawatn rutin.

Baca juga: 3 Tips Packing Baju Agar Tidak Kusut dan Cukup di dalam Koper saat Mudik Lebaran

AMUS, kata Eva, ditempatkan di 29 lokasi agar jika ada kendala langsung bisa di selesaikan.

“Apabila terjadi hambatan akibat cuaca ekstrim seperti banjir, amblesan dan tanah longsor. AMUS yang siapkan berupa batu balas, bantalan rel, pasir, karung, besi (untuk jembatan), alat penambat rel, dan alat siaga lainnya,” ungkapnya.

Eva melanjutkan 29 titik itu terletak di anttarany di Rangkasbitung, Tanahabang, Tanjung Priok, Pasarsenen, Manggarai, Bekasi, Cikarang, Karawang dan Cikampek.

Selain sarana dan prasarana, Eva menuturkan kesiapan SDM juga diprioritaskan agar mudik Lebaran 2022 bisa berjalan aman dan lancar.

“Secara total terdapat sekitar 1.190 petugas prasarana jalur rel dan jembatan serta 179 petugas dibagian sinyal dan telekomunikasi yang disiapkan untuk mengawal angkutan Lebaran,” jelasnya.

Di samping itu, ada sekitar 610 personel pengamanan gabungan juga disiapkan untuk mengamankan diberbagai lokasi operasional kereta api termasuk Stasiun dan Sarana kereta api,” katanya.

Lebih lanjut, Eva meminta kepada masyarakat yang menggunakan kereta api sebagai moda angkutan mudik untuk terus mentaati protokol kesehatan (prokes).

“PT KAI Daop 1 Jakarta mengajak seluruh pengguna jasa bekerjasama untuk mewujudkan perjalanan Ka yang sehat dengan menjalankan prokes yang telah ditetapkan,” katanya.





Sumber Link : Tribunnews