TRIBUNNEWS.COM – Harry Maguire kemungkinan besar akan absen membela Manchester United di pekan ke-34 Liga Inggris.

Ia diprediksi masih harus memulihkan diri setelah menerima ancaman bom beberapa waktu lalu.

Selang beberapa hari, isi pesan ancaman yang ditujukan kepada Maguire akhirnya terungkap.

Sebagaimana dikutip dari laman Sportbible, pengirim pesan tersebut menyuruh sang pemain untuk hengkang dari klub.

Bek Manchester United Inggris Harry Maguire (tengah) bereaksi pada akhir pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Leeds United dan Manchester United di Elland Road di Leeds, Inggris utara pada 20 Februari 2022.
 (Photo by Paul ELLIS / AFP)
Bek Manchester United Inggris Harry Maguire (tengah) bereaksi pada akhir pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Leeds United dan Manchester United di Elland Road di Leeds, Inggris utara pada 20 Februari 2022. (Photo by Paul ELLIS / AFP) (AFP/PAUL ELLIS)

Baca juga: Erik Ten Hag, Simbol Bos Besar Manchester United yang Hilang Selama 10 Tahun Terakhir

“Pergi dari Manchester United atau Anda akan tamat,” bunyi pesan tersebut.

Lantaran mendapat ancaman tersebut, Maguire beserta keluarga sampai harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Polisi setempat pun menggeledah seisi rumah dan halaman milik eks penggawa Leicester City ini.

Si pengirim pesan teror tersebut menyebut dirinya menaruh tiga buah bom di kediaman Maguire.

Polisi wilayah Cheshire komplet dengan anjing pelacak dikirim ke ke tempat tinggal tinggal bersama tunangannya, Fern Hawkins.

Baca juga: Terkejut dengan Ancaman Bom Kepada Harry Maguire, Mesut Ozil Beri Dukungan ke Sang Pemain

Untungnya, polisi yang melakukan penggeledahan tak menemukan barang mencurigakan apapun.





Sumber Link : Tribunnews