TRIBUNNEWS.COM, SALATIGA – Kuda betina AJR Mare dan kuda jantan Solo Eclipse menuai prestasi untuk masing-masing merenggut Piala Kartini dan Piala Patriot, pada Latihan Bersama Komunitas Kuda Pacu Indonesia (Indonesia Horse Racing Community/IHRC), Sabtu, 23 April 2022, di Gelanggang Pacuan Tegal Waton, Salatiga.

Di kelas khusus 3 Tahun Betina Derby jarak 1600 meter, yang menyediakan Piala Kartini dan hadiah uang total Rp50 juta, kuda AJR Mare yang ditunggangi joki Tamunu Kusno dari Sumber Rejeki Stable, mengungguli kuda Queen Ariana dari King Halim Stable dan kuda Artha 999 dari Janendra Stable.

Beberapa saat sebelumnya, pada kontestasi Kelas 3 Tahun Terbuka jarak 1600 meter memperebutkan Patriot Cup dan hadiah total Rp25 juta, kuda Solo Eclipse yang ditunggangi joki M.Soleran mencapai finis pertama. Kuda milik Ir.Iman Hartono dari Eclipse Stable itu lebih cepat dari King Kenzo dan Panglime Nanggroe, masing-masing milik King Halim Stable dan Grand Penemas Stable, Aceh.

Kompetisi pacuan kuda yang diselenggarakan oleh IHRC ini diikuti lebih dari 100 kuda dari berbagai klub/stable dan daerah, memperebutkan beragam piala dan hadiah uang ratusan juta.

Munawir, ketua panpel Kartini Cup 2022.
Munawir, ketua panpel Kartini Cup 2022.

Pengamat berkuda nasional Noviardi Sikumbang melukiskan adanya antusiasme luar biasa dari para pemilik kuda, pemilik klub, serta joki dan pelatih untuk melibatkan diri dalam event ini.

“Sekali lagi, ini menjadi pembuktian jika komunitas berkuda nasional memang menginginkan adanya kompetisi yang berkesinambungan dan konsisten,” jelas Noviardi Sikumbang dari Tegal Waton, Sabtu siang.

IHRC digagas oleh para senior berkuda nasional guna mendukung program pemerintah dalam menggalakkan pembinaan kuda-kuda pacu melalui peternakan di stable dan daerah.

Kompetisi IHRC diinisiasi oleh tokoh-tokoh yang memang memiliki kecintaan luar biasa pada olahraga berkuda, baik pacuan maupun equestrian. Sebut saja misalnya Ir.H.M.Chaidir Saddak, pemilik Aragon Stable yang puluhan tahun mengabdikan diri di PP Pordasi, termasuk dua periode menjadi ketua umum. Lalu, H.M.Munawir, pendiri Tombo Ati Stable yang lama memegang komisi pacuan PP Pordasi dan ketua Pengprov Pordasi Jateng. Tak biasa diabaikan peran Ir.Iman Hartono, pemilik Eclipse Stable Solo yang pernah menjadi bendahara PP Pordasi.

Kegairah yang ditunjukkan tokoh-tokoh senior itu tentunya juga meningkatkan motivasi para pegiat kuda pacu yang lebih muda seperti Hendy Hernando, dari King Halim Stable, Rizky Amanda yang ketua Pengprov Pordasi Jateng, atau Jenny Eyra dari Janendra Stable.

HASIL LATBER KARTINI CUP 2022
SABTU, 23 APRIL 2022, TEGAL WATON:





Sumber Link : Tribunnews